Rabu, 11 Oktober 2017

PROSES PENCATATAN



PROSES PENCATATAN


Proses pencatatan akuntansi adalah kaharusan setiap transaksi keuangan harus disertai
dengan bukti.  
1.      Analisis bukti transaksi
Ø  Harta         : Kekayaan yang dimiliki perusahaan.
Contohnya            : kas, piutang, perlengkapan, peralatan, gedung, mesin, kendaraan.
Ø  Utang        : Kewajiban yang harus dibayar perusahaan
Contohnya : Utang usaha, utang bank
Ø  Modal        : Hak pemilik perusahaan atau harta perusahaan
Ø  Beban        : hal yang telah terpakai, contohnya beban listrik, beban air, beban telepon.
Ø  Pendapatan: Penghasilan yang diperoleh perusahaan.
           HARTA          BERTAMBAH = DEBIT                 
           BEBAN          BERTAMBAH = DEBIT
           HUTANG       BERTAMBAH = KREDIT
           MODAL         BERTAMBAH = KREDIT
           PENDAPATAN BERTAMBAH = KREDIT

           HARTA          BERKURANG = KREDIT              
           BEBAN          BERKURANG = KREDIT
           HUTANG       BERKURANG = DEBIT
           MODAL         BERKURANG = DEBIT
           PENDAPATAN BERKURANG = DEBIT

2.      Bukti transaksi
Ø  Faktur        : Bukti penjulaan kredit
Ø  Kwitansi    : Bukti transaksi tunai
Ø  Nota kredit : Bukti transaksi kredit atau bukti transaksi pengambilan barang.
Ø  Cek            : Surat perintah yang dibuat untuk orang yang mempunyai rekening bank
3.      Jurnal dibagi menjaadi 2:
Ø  Jurnal umum          : jurnal yang digunakan untuk transaksi keuangan
Ø  Jurnal khusus         : jurnal yang digunakan untuk mencatat transaksi yang sering terjadi, contohnya jurnal pembelian, jurnal penjualan, jurnal penerimaan dan pengeluaran kas.
4.      Buku besar
Ø  Neraca saldo         : pengujian

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Etika dalam beriklan dalam etika bisnis

Etika dalam beriklan Etika dalam periklanan mengandung arti bahwa pengiklan harus melakukan hanya iklan yang baik yaitu iklan yang jujur...